BKG

Yuniar, BismiRizka (2016) Pengaruh Terapi Kefir Sari Kacang Hijau (Vigna radiata, L) Terhadap Kadar Prostaglandin (PGE2) dan Histopatologi Lambung Pada Tikus (Rattus novergicus) yang Mengalami Ulkus Peptikum Akibat Induksi Asp. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ulkus peptikum merupakan suatu lesi pada mukosa saluran gastrointestinal. Ulkus dapat disebabkan oleh bakteri, Non Steroidal Antiinflamatory Drugs (NSAID), dan gangguan patologis hipersekresi. Penelitian ini menggunakan kefir sari kacang hijau (Vigna radiata, L) yang mengandung bakteri asam laktat (BAL), tokoferol, dan asam linoleat sebagai terapi pada hewan tikus (Rattus norvegicus) model ulkus peptikum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar Prostaglandin E2 (PGE2) dan gambaran histopatologi lambung tikus model ulkus peptikum setelah diberi terapi kefir sari kacang hijau (Vigna radiata, L). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dibagi lima kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol negatif (A), kelompok kontrol positif (B) dan kelompok terapi kefir sari kacang hijau (Vigna radiata, L) terdiri atas pemberian volume terapi yang berbeda yaitu 0,5 ml/tikus (C), 1 ml/tikus (D) dan 1,5 ml/tikus (E). Tikus model ulkus peptikum disiapkan dengan cara pemberian induksi aspirin secara oral dengan dosis 200 mg/kg BB tikus. Kadar Prostaglandin E2 (PGE2) dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis ragam ANOVA dan uji lanjutan Uji Tukey dengan α = 5%. Gambaran histopatologi lambung tikus dianalisis secara deskriptif, diamati menggunakan mikroskop cahaya BX51 dengan perbesaran 100x dan 400x. Hasil penelitian menunjukkan terapi kefir sari kacang hijau dapat meningkatkan kadar PGE2 secara signifikan (p<0,05) antar kelompok perlakuan. Peningkatan kadar PGE2 terbaik pada pemberian terapi kefir sari kacang hijau volume 1,5 ml/tikus sebesar 94.66%. Histopatologi lambung tikus menunjukkan adanya perbaikan pada lapisan mukosa lambung dan perbaikan sel-sel parietal dengan pemberian terapi kefir sari kacang hijau volume 1,5 ml/tikus. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi kefir sari kacang hijau dapat digunakan sebagai terapi ulkus peptikum.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2016/16/051602838
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127156
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item