BKG

Osanti, IrinaNatalena (2015) Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Apel (Mallus syvestris, Mill) terhadap Morfologi Spermatozoa dan Gambaran Histopatologi Tubulus Seminiferus Testis pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Strain Wistar M. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Diabetes mellitus tipe 1 adalah salah satu tipe diabetes mellitus yang terjadi karena kerusakan sel β pankreas sehingga menimbulkan kondisi hiperglikemia. Diabetes mellitus berpengaruh terhadap morfologi spermatozoa dan kerusakan jaringan tubulus seminiferus. Kulit apel mengandung senyawa flavonoid sebagai antioksidan yang dapat menangkal dan menetralisir radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit apel (Mallus sylvestris, Mill) sebagai terapi dengan melihat efek pada morfologi spermatozoa, viabilitas spermatozoa dan gambaran histopatologi tubulus seminiferus testis. Penelitian ini menggunakan tikus (Rattus norvegicus) strain wistar jantan berumur 8-12 minggu yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (A), kelompok diabetes mellitus tipe 1 (B), kelompok terapi ekstrak kulit apel 28 mg/200gBB (C), kelompok terapi ekstrak kulit apel 56 mg/200gBB (D), kelompok terapi ekstrak kulit apel 112 mg/200gBB (E) selama 28 hari. Pembuatan hewan coba diabetes mellitus tipe 1 dilakukan dengan induksi multiple low dose – streptozotocin (MLD-STZ) dosis 20 mg/kgBB melalui intraperitoneal selama 5 hari. Parameter yang diamati adalah Morfologi spermatozoa diamati dengan pewarnaan Eosin-Y 1% dan nigrosin 10%, dan gambaran histopatologi jaringan tubulus seminiferus diamati melalui pewarnaan hematoksilin eosin secara deskriptif. Analisa data morfologi spermatozoa, viabilitas spermatozoa secara kuantitatif menggunakan uji one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak kulit apel pada tikus model diabetes mellitus secara signifikan (P<0,05) dapat menurunkan presentase abnormalitas morfologi spermatozoa, serta dapat memperbaiki kerusakan tubulus seminiferus ditandai dengan peningkatan jumlah sel sertoli dan sel leydig dengan dosis efektif 112 mg/200grBB. Pemberian ekstrak kulit apel dapat digunakan sebagai terapi diabetes mellitus tipe 1.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2015/20/051509366
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Indah Nurul Afifah
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127022
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item