BKG

Sugiarto, Muhammad (2014) Efek Terapi Yogurt Susu Kambing Terhadap Ekspresi inducible Nitric Oxyde Synthase (iNOS) dan Kadar Malondialdehida (MDA) Pada Aorta Hewan Model Tikus (Rattus norvegicus) Hiperkolesterolemia. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Hiperkolesterolemia adalah kondisi ketika kolesterol yang beredar di dalam darah melebihi batas normal. Diet yang kaya akan kolesterol dan lemak jenuh dapat menekan pembentukan reseptor Low Density Lipoprotein (LDL) sehingga meningkatkan jumlah kolesterol yang beredar di dalam darah, keadaan ini dapat memicu terjadinya kondisi hiperkolesterolemia. Yogurt susu kambing memiliki kandungan seperti antioksidan, bakteri asam laktat (BAL) dan biopeptida yang dapat menurunkan kadar kolesterol plasma sehingga dapat digunakan sebagai alternatif penurun kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi yogurt susu kambing terhadap ekspresi inducible Nitric Oxyde Synthase (iNOS) dan kadar malondialdehida (MDA). Penelitian ini menggunakan tikus (Rattus norvegicus) jantan berumur 10-12 minggu yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok kontrol yang diberi pakan diet hiperkolesterol, kelompok tikus yang diberi pakan hiperkolesterol dan terapi yogurt susu kambing dosis 300 mg/kg BB, 600 mg/kg BB dan 900 mg/kg BB. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah one way Analisis of Variance (ANOVA) dengan uji lanjutan Tukey 5%. Hasil menunjukkan terapi yogurt susu kambing berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap ekspresi iNOS yang ditunjukkan dengan penurunan ekspresi iNOS pada aorta tikus hiperkolesterolemia. Terapi yogurt susu kambing dosis 600 mg/kg BB dan 900 mg/kg BB berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar MDA yang ditunjukkan dengan penurunan kadar MDA pada aorta tikus hiperkolesterolemia. Penelitian ini menunjukkan terapi yogurt susu kambing dosis 900 mg/kg BB mampu menurunkan ekspresi iNOS 69,7% dan menurunkan kadar MDA 50,04% pada aorta tikus hiperkolesterolemia

English Abstract

Hypercholesterolemia is a state when the cholesterol level on the blood over the normal range. The consumption of high cholesterol and saturated fatty acid can suppress the formation of Low Density Lipoprotein (LDL) receptor that increase cholesterol on the blood and triggers hypercholesterolemia. Goat milk yogurt contains antioxidant, probiotics of lactic acid bacteria, and biopeptide to decrease cholesterol levels in plasma. The purpose of this research was to study therapeutic effect of goat milk yogurt to inducible nitric oxyde synthase (iNOS) expression and malondialdehyde (MDA) levels in aorta. This research used male Rattus norvegicus, aged 10-12 weeks, devided into five groups: control group, hypercholesterolemic group, hypercholesterolemic with goat milk yogurt therapy dose of 300 mg/kg BW, 600 mg/kg BW, and 900 mg/kg BW. This research were analysed using one way Analysis of Variance (ANOVA), continued by Tukey test (p<0.05). The result showed therapeutic goat milk yogurt was significantly different (p<0.05) iNOS expression. Therapeutic goat milk yogurt dose of 600 mg/kg BW and 900 mg/kg BB was significantly different (p<0.05) on MDA levels and showed decreasing of MDA level in rat aorta. This research also showed the goat milk yogurt therapy dose of 900 mg/kg BW had a potential to decrease iNOS expression to be 69.7% and decreased MDA levels to be 50.04% in aorta of animal model hypercholesterolemia

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2014/59/051408226
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/126948
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item