BKG

Romadhon, Gilang (2014) Pengaruh Induksi Laserpunktur Terhadap Viabilitas Sperma Dan Jumlah Sel Leydig Pada Tikus (Rattus Norvegicus) Jantan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Laserpunktur yang di induksikan pada titik akupunktur reproduksi akan meningkatkan status fertilitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh induksi laserpunktur terhadap peningkatan persentase viabilitas spermatozoa dan jumlah sel Leydig tikus (Rattus norvegicus) jantan. Penelitian ini tikus dibagi menjadi dua kelompok kontrol (A) dan kelompok (B) induksi laserpunktur pada 6 titik akupunktur dexter dan sinister yang terbagi 2 titik BL 22 atau sanjiaoshu, 2 titik BL 23 atau shenshu dan 2 titik GV 4 atau mingmeng dengan dosis induksi 15 detik/titik dan panjang gelombang 632,8nm. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah sel Leydig yang diamati dengan metode pewarnaan Hematoxilen Eosin (HE) dan presentase Viabilitas Spematozoa yang diamati dengan metode pewarnaan eosin-negrosin. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah sel Leydig kelompok A adalah 31,04±1,03 dan kelompok B adalah 43,17±5,60 sedangkan rata-rata presentase Viabilitas spermatozoa kelompok A sebesar 24.27±2.12% dan kelompok B sebesar 60.99±3.89%. Induksi laserpunktur memberikan pengaruh yang signifikan (P<0,05) terhadap peningkatan jumlah sel Leydig dan presentase Viabilitas spermatozoa.

English Abstract

Laserpuncture induction on reproductive acupoint stimulate fertility status. The point of this study is to determine the effect of laserpuncture induction to increase percentage of spermatozoa viability and the amount of Leydig cells in male rattus norvegicus. In this study, the rats was divided into two groups, the A group as a control and the B group with treatment laserpuncture induction at 6 acupoint dexter and sinister divided by 2 point BL 22 or Sanjiaozhu, 2 point BL 23 or Shenshu, and 2 point GV 4 or Mingmeng with 15 second of induction doses and 632,8 nm wavelength. An observed parameters in this study is the amount of Leydig cells was observe by Hematoxilin Eosin (HE) staining method and the presentage of spermatozoa viability was observe by eosin negrosin staining method. The result showed that the average amount of leydig cells in the A group was 31,04±1,03 and at the B group was 43,17±5,60, while the average presentage of spermatozoa viability in the A group was 24.27±2.12% and at the B group was 60.99±3.89%. Laserpuncture induction increase the amount of Leydig cells and it also increase percentage of spermatozoa viability significal (P<0.05).

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2014/25/051403733
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/126911
Text
Gilang_Romadhon_0911313022_TA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item