BKG

Mobarok, Mohammad Yusqi (2018) Identifikasi Risiko dan Penentuan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang (Studi Kasus : Desa Sitiarjo, Tambakrejo, Tambakasri, dan Sidoasri). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pulau jawa bagian selatan berpotensi menimbulkan bencana tsunami seperti yang terjadi di Aceh Tahun 2004, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Lokasi studi yang terletak di Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang termasuk dalam kawasan pesisir pantai selatan yang berbatasan langsung dengan samudera hindia sehingga memiki potensi kerawanan terhadap bencana tsunami dengan jumlah penduduk 29.038 jiwa yang tersebar di empat yakni Desa Sitiarjo, Tambakrejo, Tambakasri, dan Sidoasri. Adanya potensi bencana tsunami di daerah tersebut dapat mempengaruhi keselamatan masyarakat yang bermukim di sekitar pantai. Berdasarkan RTRW Kabupaten Malang belum menjelaskan mengenai wilayah yang rawan akan tsunami dan cara penanggulangannya. Sehingga perlu dikaji dan dikembangkan mengenai potensi bencana tsunami serta lokasi jalur evakuasi yang diperlukan untuk mengurangi jumlah kerugian dan jumlah korban jiwa apabila nantinya terjadi bencana tsunami. Penelitian ini menggunakan analisis risiko bencana yang terdiri dari variabel bahaya, kerentanan dengan perhitungan berdasarkan tingkat kerentanan kawasan (fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan) dan Tingkat kapasitas masyarakat dibentuk dari beberapa faktor yang dimiliki penduduk pada setiap desa, yakni pengetahuan dan sikap terhadap bencana, rencana untuk keadaan darurat, kebijakan mitigasi bencana, system peringatan dini serta mobilisasi sumberdaya. Kemudian, dilakukan overlay pada software ArcGis terhadap tiga variabel tersebut untuk menghasilkan peta persebaran risiko bencana tsunami. Hasil dari klasifikasi tingkat risiko bencana menunjukkan daerah yang memiliki tingkat risiko rendah, sedang, hingga tinggi. Hal tersebut menjadi acuan dalam merencanakan jalur evakuasi. Berdasarkan hasil analisa risiko bencana terdapat desa yang memiliki luasan terbesar untuk kategori risiko bencana tinggi yakni Desa Tambakrejo dengan luasan lahan terdampak sebesar 2.037,24 Ha. Desa Tambakrejo tergolong desa dengan klasifikasi resiko tinggi terhadap bencana tsunami dengan tingkat kapasitas masyarakat yang berada pada klasifikasi rendah Perencanaan jalur evakuasi difokuskan pada jalur penyelamatan melalui jalur darat saat terjadi bencana sehingga masyarakat mengetahui secara cepat informasi jalur evakuasi yang aman dan tidak menimbulkan kerugian serta difokuskan pada arah evakuasi menuju lokasi pengungsian. Hasil dari analisis jalur evakuasi menghasilkan peta jalur evakuasi bencana tsunami yang didalamnya terdapat 5 shelter evakuasi.

English Abstract

The southern part of Java Island has potential to cause tsunami as happened in Aceh 2004 years ago, so it is necessary to get special attention from the government. The study located in Sumbermanjingwetan District of Malang Regency. It included in the south coast area which is adjacent to the Indian Ocean so it has potential for vulnerability to tsunami disaster. It has a population of 29,038 people spread in the Sitiarjo, Tambakrejo, Tambakasri and Sidoasri villages. The presence of tsunami potential in this area can cause damage and the loss human life who living around the coast. Based on the RTRW Malang regency, it wasn’t explained about the tsunami gristle areas and how to overcome them. So it needs to be studied and developed to prevent the number of losses and the victim of the tsunami. This study use disaster risk analysis consisting varabels of hazard, vulnerability with calculation based on vulnerability level of area (physical, social, economic, and environment) and level of community capacity formed from several factors in each areas, such as knowledge and attitude to face up disaster, emergencies plans, disaster mitigation policies, early warning systems and resource mobilization. Then proceed overlay analysis used ArcGis software on these three variables. Results from the classification of disaster risk level indicate areas of low, moderate to high risk. It becomes a reference in planning to make evacuation route. Based on this results of disaster risk analysis, there are villages that have the largest area for high disaster risk category, namely Tambakrejo Village with the total area of 2,037.24 Ha. Tambakrejo village is classified as a village with high risk classification of tsunami disaster with community capacity level on low classification Planning of the evacuation route is focused on evacuation routes by land routes during a disaster so that people are aware of the information about evacuation route and focused on the direction to the evacuation area. The results of the evacuation route analysis is a map about tsunami disaster evacuation route which there were 5 evacuation shelters.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/404/051804845
Uncontrolled Keywords: tsunami, risk disaster, evacuation routes tsunami, risiko bencana, jalur evakuasi
Subjects: 300 Social sciences > 303 Social Processes > 303.4 Social change > 303.48 Causes of change > 303.485 Disaster
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12240
Text
Mohammad Yusqi Mobarok.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item