BKG

Setyarini, Putu Hadi and Waskito, Gandes Anggun (2008) Uji Karakteristik Kekeuatan Komposit Polipropilen-Kayu Ulin Dengan Variasi Fraksi Volume dan Tekanan. Project Report. Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya, Malang. (Unpublished)

Indonesian Abstract

Pemakaian serbuk kayu sebagai filler memiliki beberapa keuntungan diantaranya biaya yang lebih murah, densitasnya jauh lebih rendah, dapat terdegradasi secara alami, serta berasal dari sumber yang dapat diperbaharui. Selain berasal dari kayu yang memiliki sifat mekanik yang baik, serbuk kayu ulin merupakan limbah dari kegiatan penggergajian yang bonyak terdapat pada industri pengolahan kayu dan furniture akan tetapi pemanfaatannya belum maksimal. Dengan penambahan filler tersebut dapat meningkatkan sifat mekanik komposit. Kekuatan lentur dan kekuatan kejut merupakan salah satu sifat mekanik bahan polimer yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan kayu ulin dengan ukuran serbuk kayu 400 pm sebagai fillernya. Metade yang digunakan adalah metode eksperimental nyata. Parameter dalam penelitian ini adalah fraksi volume (%]antara serbuk kayu ulin dengan polipropilen, perbandingannya yaitu: (0;100), (5:95), (10:90), (15:85) dan tekanan penginjeksian yang dipakai adalah 5 bar. 6 bar. 7 bar. 8 bar dengan temperatur injeksi 190°C serta perbandingan fraksi volume (%) serbuk kayu ulin dengan matriks polipropilen yaitu: (0:100), (5:95), (10:90), (15:85) dan temperatur penginjeksion yang digunakan adalah 175 o C. 185o C. 195°C. 205°C. Proses pembuatan komposit polipropilen menggunakan sistem injeksi. Data yang diperoleh diolah analisa regresi polinomial serta digambarkan dalam bentuk grafik. Dari hasil penelitian diketahui kekuafan lentur (bending strength) komposit mengalami peningkatan dengan bertambahnya fraksi volume serbuk kayu ulin mulai 0 % sampai 10 % kemudian mengalami penurunan yang terus-menerus sampai fraksi volume serbuk kayu ulin 15 %. Kekuatan lentur komposit tertinggi dicapai pada fraksi volume serbuk kayu ulin 10% pada tekanan injeksi 8 bar sebesar 35,08 N/mm2. Sedangkan kekuatan kejut komposit mengalami peningkatan dengan bertambahnya fraksi volume serbuk kayu ulin dan temperatur injeksi. Dengan menambahkan fraksi volume serbuk kayu ulin sebesar 5%sampai dengan 15% akan meningkatkan kekuatan kejut. Kekuatan kejut juga meningkat seiring dengan penambahan temperatur mulai 175 °Csampai 195°C dan akan sedikit menurun pada temperatur 205 °C yang disebabkon oleh rusaknya serbuk kayu ulin karena temperatur tinggi. Kekuatan kejut komposit rata-rata tertinggi dicapai pada temperatur injeksi 195°C dengan fraksi volume serbuk kayu ulin 15% yaitu sebesar 30685,30 J/m2.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Monograph (Project Report)
Identification Number: PEN/668.423 4/SET/u/2008/021100160
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 668 Technology of other organic products > 668.4 Plastics > 668.42 Polymerization plastics > 668.423 Thermoplastic plastics > 668.423 4 Polyolefins
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12114
Text
021100160.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item