BKG

Santoso, Imam and -, Sukardi and Wijana, Susinggih and -, Sudarminto S.Y (2005) Rekayasa Sistem Penunjang Keputusan Manajemen Resiko Untuk Pengembangan Agroindustri Buah-buahan Secara Berkelanjutan. Project Report. Fakultas Teknologi Pertanian - Universitas Brawijaya, Malang. (Unpublished)

Indonesian Abstract

Indonesia memiliki keunggulan komparatif sebagai salah satu produsen buah-buahan dunia. Pengembangan agroindustri buah-buahan merupakan salah satu alternatif yang potensial meningkatkan nilai tambah, ketersediaan lapangan keja dan meningkatkan pendapatan petani. Sistem pengembangan agroindustri memiliki hubungan antar elemen yang relatif kompleks, terdapat saling ketergantungan dan mengandung potensi risiko yang relatif tinggi. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran sistemik, dengan memfokuskan pada rancang bangun sistem penunjang keputusan (SPK) manajemen risiko untuk pengembangan agroindustri berkelanjutan. Aspek yang secara khusus pada kamoditi buah-buahan dikaji meliputi aspek pengadaan bahan baku, proses pengolahan, pemasaran, dan pengendalian kelembagaannya. Tujuan khusus dari penelitian tahun ke-2 ini adalah : (1)Mendapatkan alternatif strategi manajemen risiko pengadaan bahan baku agroindustri buah-buahan, (2) Mendapatkan alternatif strategi manajemen risiko proses pengolahan agroindustri buah-buahan, (3) Mendapatkan alternatif strategi manajemen risiko pemasaran agroindustri buah-buahan, (4) Merumuskan model hubungan kelembagaan dalam pengembangan agroindustri buah-buahan, (5) Menghasilkan saft ware sistem penunjang keputusan (SPK) manajemen risiko untuk pengembangan agroindustri buah-buahan. Metode yang digunakan dalam menggali informasi dari pengetahuan dalam rangka merekayasa model adalah Expert Survey. Sumber informasi lain yang digunakan adalah data sekunder berupa dokumentasi hasil penelitian, laporan dan data statistik. Model manajemen risiko pengadaan bahan baku, proses pengolahan dan pemasaran menggunakan AHP da manajemen kelembagaan menggunakan metode ISM. Model manajemen risiko agroindustri dirancang dalam suatu perangkat lunak komputer Sistem Penunjang Keputusan (SPK) Manajemen Risiko. Rancangan paket software terdiri dari tiga komponen utama yaitu Sistem Manajemen Basis Model, Sistem Manajemen Basis Data, dan Sistem Manajemen Dialog. Software SPK Analisis Risiko terdiri dari 4 model utama yaitu Model manajemen risiko pengadaan bahan baku, Model manajemen risiko pengolahan, Model manajemen risiko pemasaran, dan Model manajemen kelembagaan. Hasil Verifikasi SPK Analisis Risiko dengan studi kasus agroindustri mangga dan agroindustri ape1 yang dilakukan di Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu, Propinsi Jawa Timur menunjukan bahwa dalam manajemen risiko pengadaan bahan baku, faktor yang harus diperhatikan adalah waktu ketersediaan (37,11%), jumlah bahan baku (28.04%), biaya pengadaan (17,59%) dan kualitas bahan baku (17,26%). Tujuan utama yang ingin dicapai adalah keberlanjutan proses pengolahan (34,03%), meningkatkan pendapatan petani (21,28%], manfaat sosial kelembagaan (17,11%), efektifitas serta efisiensi pengadaan bahan baku (27,57%). Strategi manajemen risiko pengadaan bahan baku adalah pengembangan teknologi produksi bahan baku (41,88%), cara pengadaan dengan komnbinasi antara memproduksi sendiri dan membeli dengan sistem kontrak (32,54%) dan diversifikasi bahan baku buah-buahan (25,58%). Pengembangan model manajemen risiko proses pengolahan perlu memperhatikan faktor kualitas dan keamanan produk (51,36%), biaya pengolahan (26,0S%) dan kinerja mesin/peralatan (22,59%). Tujuan yang merijadb prioritas utarna adalah rnenghasilkan produk sesuai dengan konsumen (31,76%), minimasi produk cacat atau gaga1 mutu (31,64%), meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pengolahan tidak dapat diabaikan (23,39%), dan meminimasi produk samping dan limbah proses pengolahan agroindustri (13,21%). Strategi prioritas dalam manajemen risiko proses pengolahan adalah pemilihan dan penerapan teknologi pengolahan yang tepat (48,47%), penerapan sistem hazard analysis critical control points (HACCP) dan GMP (30,31%) dan program pelatihan dan pemnbinaan SDM (21,22%). Pengembangan model manajemen risiko pemasaran perlu memperhatikan kepuasan pelanggan (49,28%), sistem persaingan (33,09%) dan kondisi distribusi (17,43%). Tujuan utama manajemen risiko pemasaran adalah meningkatkan kepUasan konsumen (33,24%), meningkatkan citra dan daya saing produk (22,25%), meningkatkan efektifitas dan efisiensi sistem distribusi (19,26%) dan meningkatkan volume dan nilai penjualan (21,24%). Strategi prioritas adalah mengembangkan diferensiasi produk secara berkelanjutan (42,49%), mengembangkan sistem permasaran terpadu (31,74%). dan mempertahankan segmen pasar yang telah diraih serta menumbuhkan pasar baru (27,77%). Pengembangan model kelembagaan menempatkan pemerintah daerah dan konsumen berperan sebagai elemen kunci dalam sistem pengembangan agroindustri buah-buahan. Lembaga lain yang berfungsi sebagai pengkait elemen sistem adalah Perusahaan Agroindustri, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, lembaga Layanan Pengembangan Bisnis (Business Development Services = BDS) dan Lembaga Perbankan. Kebutuhan program dalam manajemen pengendalian adalah transparansi informasi manajemen agroindustri dan peningkatan kualitas SDM agroindustri dan lembaga terkait lainnya sebagai elemen kunci. Program lainnya yang mempunyai kekuatan penggerak besar dan ketergantungan tinggi terhadap sistem manajemen risiko adalah pengembangan lembaga pembiayaan syariah, peningkatan komitmen dan keberpihakan pemerintah terhadap agroindustri, peningkatan peningkatan iklim investasi yang kondusif, serta pengembangan koperasi UKM agroindustri.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Monograph (Project Report)
Identification Number: PEN/658.403 54/SAN/r/2005/020800053
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.4 Executive management > 658.403 Decision making and information management > 658.403 5 Other techniques of decision making > 658.403 54 Decision analysis
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12044
Text
020800053.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item