BKG

Kusmartono, - and Sulistyo, Hanief Eko and Mashudi, - (2004) Introduksi Teknologi Penanaman Leguminosa Pohon dan Semak Secara “Sistem Agrosilvipastura” Sebagai Upaya Pemberdayaan Peternakan Sapi Perah Rakyat di KUD “SAE” Pujon Kabupaten Malang. Project Report. Fakultas Peternakan - Universitas Brawijaya, Malang. (Unpublished)

Indonesian Abstract

Kecamatan Pujon Kabupaten Malang merupakan daerah Pegunungan yang juga merupakan salah satu sentra peternakan sapi perah terbesar di Jawa Timur. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pengembangan tenak sapi perah ini adalah kontinyuitas penyediaan hijauan. Sering terjadi peternak mengandalkan sumber hijauan diluar lahan kepemilikannya, termasuk mengandalkan hutan atau tanaman reboisasi sebagai sumber hijauan (Subagio et al, 1984). Jika hal ini berlangsung terus dan tidak terkendali akan menimbulkan konsekuensi kerusakan lingkungan hidup. Menurut Ranjhan (1985) usaha yang bisa dilakukan dalam hal ini antara lain adalah penanaman tanaman pakan ternak dari jenis rumput-rumputan dan leguminosa perennial, khususnya leguminosa pohon di lahan-lahan kritis seperti daerah aliran sungai, penyangga hutan dan daerah yang kering dan topografinya miring. Leguminosa pohon/semak seperti gamal, kaliandra, lamtoro dan turi mempunyai potensi tinggi untuk dikembangkan terutama di daerah padat ternak guna mengatasi masalah kurangnya ketersediaan dan rendahnya kualitas pakan karena kandungan protein tinggi (>20%), serta banyak mengandung mineral, vitamin, tetapi rendah serat kasarnya dibanding rumput-rumputan. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas, perlu dilakukan usaha penggalakan transfer ilmu dan teknologi secara intensif di wilayah ini. Salah satu bentuk usaha tersebut adalah introduksi model penanaman pakan ternak, khususnya hijauan leguminosa pohon dengan "Sistem Agrosilvipasture" yaitu usaha integrasi tanaman pangan, hutan, rumput dan leguminosa pakan ternak dalam suatu lahan. Tujuan sistim ini adalah untuk memproduksi pangan, pakan dan kayu bakar disamping sebagai usaha pelestarian hutan. Dengan model penanaman secara sistem agrosilvipasture ini, usaha tani dapat bersifat lestari (sustainable farming sistem), karena hijauan makanan ternak akan tersedia sepanjang tahun yang pada gilirannya dapat meningkatkan stabilitas produktivitas ternak dan pendapatan petani. Model integrasi penanaman ini telah banyak dipraktekan di seluruh dunia karena model ini dianggap merupakan suatu interaksi mutualisme dan saling menunjang antara ketiga komponen yaitu pangan, hutan dan ternak sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan petani di pedesaan (Nitis et al, 1989). Pelaksanan program pengabdian pada masyarakat ini diharapkan dapat bermanfaat untuk membantu peternak sapi perah (khalayak sasaran) dalam meningkatkan ketersediaan dan kualitas pakan yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas ternak dan pendapatan peternak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan secara teoritis, demontrasi plot (demo plot) dan praktek langsung. Khalayak sasaran meliputi anggota koperasi "SAE" di desa Madiredo Pujon, perangkat desa dan tokoh-tokoh masyarakat. Dalam pelaksanaan kegiatan ini terlihat bahwa para anggota koperasi "SAE" sangat rajin dan tekun mengikuti semua materi yang disajikan. Sedangkan hasil demoplot menunjukkan bahwa dari 500 batang gliricidia yang ditanam pada slope/ lahan miring dan bibir teras sebagai pagar keliling, yang dipotong bergilir tiap 90 hari dapat diproduksi 880 kg BK/hari. Sedangkan legum menjalar dan rumput gajah yang ditanam seluas 157,5 m jika dipotong bergilir setiap 45 hari, diproduksi bahan kering sebanyak 1.575 gr/hari. Sehingga total produksi hijauan yang diperoleh 2.455 gr BK/hari untuk diberikan pada sekitar 1 ekor pedet seberat 75 kg. Untuk kotoran ternak, diperoleh dari tiap ekor pedet sebanyak 300 gr/ekor/hari. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa para anggota koperasi "SAE" di desa Madiredo menunjukkan tanggapan yang positip ter

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Monograph (Project Report)
Identification Number: PEN/681.763 1/KUS/i/2004/020800326
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 681 Precision instruments and other devices > 681.7 Other scientific and technological instruments, machinery, equipment > 681.76 Technological equipment > 681.763 Agricultural and related equipment > 681.763 1 Equipment for plant culture
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/11985
Text
020800326.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item