BKG

Nursyafaat, Ley Vasa (2018) Kandungan Mikroplastik Pada Air Dan Partikel Garam Pada Beberapa Area Produksi Garam Di Pesisir Utara Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penggunaan plastik yang semakin meningkat menyebabkan adanya jenis kontaminan baru yaitu mikroplastik. Mikroplastik adalah plastik yang berukuran <5mm. Mikroplastik memiliki beberapa sumber yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer merupakan mikroplastik yang digunakan sebagai bahan baku dari industri plastik dan produk kosmetik. Sedangkan mikroplastik dari sumber sekunder merupakan hasil dari fragmentasi dan degradasi dari plastik yang berukuran lebih besar. Mikroplastik memiliki dampak yang buruk jika terakumulasi oleh tubuh. Produk laut merupakan salah satu sumber makanan utama bagi sebagian manusia baik biotik maupun abiotik. Banyak penelitian mikroplastik pada produk laut biotik, namun masih sangat sedikit pada abiotik seperti garam. Tujuan dari penelitian ini adalah identifikasi kelimpahan mikroplastik pada garam, identifikasi karakteristik mikroplastik pada garam, dan hubungan antara mikroplastik pada garam dan air laut. Pengambilan sampel dilakukan di lokasi tambak garam di Probolinggo, Surabaya, dan Lamongan pada 21 – 24 Agustus 2017 dengan mengambil dua jenis sampel yaitu Air dan Garam. Sampel kemudian dilakukan pemisahan mikroplastik di Laboratorium Kimia Universitas Brawijaya pada tanggal 25 Agustus – 4 September 2017. Kedua jenis sampel memiliki proses yang berbeda. Pemisahan mikroplastik pada sampel air, yaitu menambahkan ethanol dan kemudian dilakukan pemisahan mikroplastik secara manual sekaligus identifikasi mikroplastik, sedangkan pemisahan mikroplastik pada sampel garam, yaitu dengan menambahkan 100 mL Hidrogen perioksida pada 250gr sampel garam dan dihomogenkan dengan 80 rpm pada suhu 65o C selama 24 jam menggunakan shaker. Kemudian ditambahkan air sebanyak 800 mL dan di saring menggunakan kertas saring whatman. Selanjutnya dilakukan identifikasi pada partikel yang tersaring. Partikel mikroplastik dilakukan uji spektroskopi menggunakan FTIR (Fourier Transform Infrared) untuk mengetahui jenis polimer. Hubungan mikroplastik pada air dan garam diuji menggunakan statistik dengan Paired T-Test. Rata – rata partikel mikroplastik pada air pada kolam penampung di Area Produksi Garam Jawa Timur sebanyak 9667 partikel per/m3, sedangkan pada garam sebanyak 303 partikel/kg. Tipe mikroplastik yang mendominasi baik pada air laut maupun garam yaitu tipe film, kemudian diikuti fragmen, fiber dan foam. Warna partikel mikroplastik yang dominan pada air laut yaitu partikel mikroplastik berwarna putih sebesar 57% pada air, dan mikroplastik berwarna biru sebesar 73% pada garam. Jenis polimer dari pertikel mikroplastik yang telah teridentifikasi yaitu Polyprophylene, LDPE (Low Density Polyethylene), Polyethylene, Polystyrene, dan HDPE (High Density Polyethylene). Partikel mikroplastik pada air dan garam memiliki hubungan yang tidak signifikan, artinya ada faktor lain yang menyebabkan adanya partikel mikroplastik pada garam.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/199/051804354
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.6 Aquatic ecology > 577.627 Water Pollution (Effect on natural ecology)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/11663
Text
BAGIAN DEPAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item