BKG

Maulida, Rifqi (2018) Kadar Metallothionein (Mt) Pada Insang Tiram Crassostrea Glomerata Di Pesisir Pantai Selatan Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pencemaran Laut adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, atau komponen lain ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan laut tidak sesuai lagi dengan baku mutu dan fungsinya. Dalam perspektif global, pencemaran lingkungan dapat diakibatkan oleh limbah buangan kegiatan atau aktifitas di daratan, maupun kegiatan atau aktivitas di lautan. Kontaminasi lingkungan laut akibat pencemaran dapat dibagi atas kontaminasi secara fisik dan secara kimiawi. Logam berat yang masuk ke dalam perairan akan mengalami pengendapan, kemudian diserap oleh organisme yang hidup di perairan tersebut. Logam berat memiliki sifat yang mudah mengikat bahan organik dan mengendap di dasar perairan dan bersatu dengan sedimen sehingga kadar logam berat dalam sedimen lebih tinggi dibandingkan dalam air. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan logam berat dengan kadar metallothionein. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survei. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan desember 2017-februari 2018. Pengambilan sampel logam berat dilakukan pada 3 lokasi yaitu di stasiun 1, 2 dan 3. Pengambilan sampel di sub stasiun 1 dilakukan di daerah tempat bersandarnya kapal, sub stasiun 2 dilakukan di daerah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan pengambilan sub stasiun 3 dilakukan di mangrove dan wisata pantai. Analisis logam berat dilakukan di Laboratorium Lingkungan Kimia Dasar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya, serta analisis kadar metallothionein (MT) Laboratoriun FAAL Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Hasil rata – rata kadar logam berat Pb pada stasiun 1 berkisar antara 0,0592 ppm – 0,1281 ppm, Cd berkisar 0,0353 ppm – 0,0667 ppm dan Hg berkisar 0,0578 ppm – 0,1101 ppm. Stasiun 2, Pb berkisar 0,0469 ppm – 0,0782 ppm, Cd berkisar 0,0173 ppm – 0,0508 ppm, Hg berkisar 0,0431 ppm – 0,0666 ppm. Stasiun 3, Pb berkisar 0,1252 ppm – 0,1522 ppm, Cd berkisar 0,0434 ppm – 0,0593 ppm, Hg berkisar 0,0357 ppm – 0,0575 ppm ppm. Rata – rata kadar metallothionein pada stasiun 1 berkisar 0,14 ng/mL – 0,25 ng/mL, stasiun 2 berkisar 0,38 ng/mL – 0,62 ng/mL dan stasiun 3 berkisar 0,6 ng/mL – 0,64 ng/mL. Sedangkan suhu pada stasiun 1 berkisar 28◦C – 29,1◦C, stasiun 2 berkisar 29,8◦C – 30◦C, dan stasiun 3 berkisar 29,1◦C – 30◦C. pH pada stasiun 1 berkisar 8 – 8,3, stasiun 2 berkisar 7,89 - 8,08, dan stasiun 3 berkisar 7,9 – 8,1. Oksigen terlarut pada stasiun 1 berkisar 5,0 ppm – 5,6 ppm, stasiun 2 berkisar 5,1 ppm – 5,5 ppm, dan stasiun 3 berkisar 5,4 ppm – 6,2 ppm. Salinitas pada stasiun 1 berkisar 33 ppt – 34 ppt, stasiun 2 berkisar 30 ppt -33 ppt, dan stasiun 3 berkisar 34 ppt. Analisis regresi rata-rata logam berat (Pb, Cd dan Hg) dengan rata-rata kadar metallothionein pada insang tiram Crassostrea glomerata menunjukan hasil yang berpengaruh sangat kuat. Oleh sebab itu, tiram Crassostrea glomerata sebagai bioindikator suatu perairan dapat menjadi cara yang tepat dalam pemantauan pencemaran logam berat di lingkungan perairan.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/205/051804360
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.5 Ecology of miscellaneous environments > 577.51 Coastal Ecology
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/11659
Text
BAGIAN DEPAN.pdf

Download | Preview
Text
BAB I.pdf

Download | Preview
Text
BAB II.pdf

Download | Preview
Text
BAB III.pdf

Download | Preview
Text
BAB IV.pdf

Download | Preview
Text
BAB V.pdf

Download | Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item