BKG

Widyanti, Lenita Putri (2018) Persepsi Pembudidaya Ikan Koi (Cyprinus Carpio) Dalam Keputusan Pemilihan Pakan Ikan Koi Di Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, Jawa Timur Terkait Program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pakan merupakan salah satu unsur penting dalam kegiatan budidaya yang menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan budidaya, terutama untuk ikan Koi pakan bermanfaat untuk mencemerlangkan warna ikan. Pakan pada kegiatan budidaya umumnya adalah pakan komersial yang menghabiskan sekitar 60-70% dari total biaya produksi yang dikeluarkan. Usaha pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pakan ikan komersial dengan kebijakan usaha pakan ikan berbasis masyarakat (pakan ikan mandiri). Pada penelitian ini, persepsi pembudidaya diartikan sebagai suatu proses pemberian arti terhadap pemilihan pakan ikan untuk meningkatkan hasil produksi. Pemilihan pakan ikan Koi harus tepat agar hasil produksi dapat meningkat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pembudidaya Koi pada Kelompok Pranggang Koi Farm dalam pemilihan pakan ikan Koi, mendeskripsikan proses pengambilan keputusan pembudidaya ikan Koi pada Kelompok Pranggang Koi Farm dalam pemilihan pakan ikan Koi, serta mendeskripsikan sikap pembudidaya ikan Koi pada Kelompok Pranggang Koi Farm terhadap program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari). Persepsi merupakan cara pandang seseorang terhadap suatu fenomena yang mereka tangkap melalui informasi yang mereka terima. Faktor yang mempengaruhi persepsi terdiri dari faktor internal (dari dalam individu) dan faktor eksternal (dari luar individu). Ikan Koi merupakan ikan hias yang mempunyai nilai ekonomis tinggi karena keindahan warnanya. Jenis ikan Koi sangat beragam, yang cukup dikenal masyarakat adalah jenis kohaku, showa, dan sanke. Ikan Koi adalah ikan yang selektif terhadap pakan. Pakan ikan Koi terdiri dari 2 jenis yaitu pakan alami dan pakan buatan. Manfaat pakan bagi ikan Koi yaitu untuk membentuk tubuh dan mencemerlangkan warna. Pemilihan pakan yang tepat dapat menghasilkan Koi yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Oleh sebab itu, pengambilan keputusan dalam pemilihan pakan ikan Koi tidak boleh sembarangan. Pengambilan keputusan adalah suatu tindakan untuk memilih alternatif kebijakan untuk mencapai tujuan. Harga pakan buatan selalu meningkat, oleh sebab itu pemerintah membuat sebuah program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari). Gerpari adalah gerakan yang mendorong penggunaan bahan baku lokal untuk produksi pakan ikan dengan sasarannya pakan ikan air tawar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kemudian dilakukan pengelolaan dan analisis data. Data kuantitatif digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan pakan ikan Koi di Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, sedangkan data kualitatif digunakan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan serta sikap pembudidaya terhadap program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari). Pengolahan data secara kuantitatif menggunakan alat bantu Microsoft Excel 2007 dan Software SPSS 16. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi vii wawancara, kuisoner, dokumentasi, dan observasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Variabel independen pada penelitian ini terdiri dari: harga (X1), kualitas (X2), manfaat (X3), mudah diperoleh (X4), praktis (X5), disukai ikan (X6), jenis ikan Koi (X7), informasi (X8), pendapatan (X9), pengalaman (X10), dan kebiasaan pembudidaya lain (X11), sedangkan variabel dependennya adalah persepsi pembudidaya ikan koi pada kelompok Pranggang Koi Farm (Y). Variabel yang didapatkan dari responden kemudian diukur menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis faktor dan analisis deskriptif. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pembudidaya dalam pemilihan pakan ikan Koi di Desa Pranggang berdasarkan nilai communalities yaitu praktis, kebiasaan pembudidaya lain, pengalaman, harga, manfaat, jenis ikan Koi, mudah diperoleh, pendapatan, disukai ikan, informasi, dan kualitas. Hasil analisis faktor metode ekstraksi analisis komponen utama terbagi menjadi 4 (empat) faktor. Faktor produk terdiri dari manfaat dan kualitas (32,903%). Faktor rasional terdiri dari informasi, mudah diperoleh, dan harga (19,751%). Faktor pribadi terdiri dari pendapatan, pengalaman, dan disukai ikan (12,244%). Faktor sosial terdiri dari praktis, jenis ikan Koi, dan kebiasaan pembudidaya lain (10,534%) Manfaat yang dicari oleh pembudidaya ikan Koi di Desa Pranggang dalam menggunakan pakan adalah untuk mencemerlangkan warna. Sumber informasi tentang pakan diperoleh dari ketua kelompok Pranggang Koi Farm. Pembudidaya sangat jarang menghubungi penyuluh. Jenis pakan alami yang digunakan yaitu jagung dan dedak. Sedangkan pakan buatan yang digunakan yaitu breeder pro, min-1 dan min-2. Pihak yang menyarankan pembudidaya untuk menggunakan pakan yang biasa digunakan yaitu teman/tetangga sesama pembudidaya. Tempat pembelian pakan ikan Koi adalah di toko-toko perikanan. Jarak pembelian pakan adalah dekat (<1km). Tanggapan pembudidaya terhadap pakan yang digunakan adalah baik. Sedangkan tanggapan pembudidaya terhadap kualitas ikan Koi yang dibudidayakan adalah baik. Sikap pembudidaya ikan Koi di Desa Pranggang terhadap program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) dinilai kurang antusias, karena hanya sebagian kecil pembudidaya yang mengetahui dan menggunakan pakan mandiri. Pembudidaya menyatakan bahwa program Gerakan Pakan Ikan Mandiri baik karena kadang-kadang dapat menyelesaikan permasalahan pakan mereka. Pembudidaya menyatakan bahwa harga pakan mandiri yang terjangkau menjadi motivasi mereka dalam menggunakan pakan tersebut. Pembudidaya menyatakan bahwa kualitas pakan mandiri bagus. Pembudidaya membuat pakan mandiri dari katul, tepung jagung, garam, dan vitamin. Pembuatan pakan mandiri di Desa Pranggang saat ini berhenti dikarenakan mesin pakan rusak. Faktor yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan pakan ikan Koi yaitu nilai kepraktisan dan faktor produk. Proses pengambilan keputusan pemilihan pakan ikan Koi dipengaruhi oleh ketua Kelompok Pranggang Koi Farm serta teman/ tetangga sesama pembudidaya. Sikap pembudidaya terhadap Gerpari dinilai kurang antusias karena banyak yang tidak mengetahui dan tidak menerapkan program tersebut. Sebaiknya pihak-pihak terkait perlu melakukan penyuluhan secara rutin dan menyeluruh agar program Gerpari diketahui oleh pembudidaya secara luas dan dapat diterapkan dengan tepat. Sebaiknya pembudidaya mematuhi aturan penggunaan mesin pakan mandiri dan berani berinovasi. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian sebelumnya.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/133/051803906
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/11306
Text
BAGIAN DEPAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item