BKG

Zuhri, Saifudin (2018) Pengaruh Perbedaan Jumlah Tanaman Kangkung (Ipomea Reptans Poir) Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Dengan Sistem Akuaponik. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ikan mas merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai daya adaptasi tinggi terhadap kondisi lingkungan. Selain itu juga memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan karena mudah untuk dipijahkan dan pertumbuhannya cepat. Potensi sumberdaya perairan umum sangatlah luas sehingga mempunyai peluang untuk membuka suatu usaha perikanan salah satunya dapat berupa budidaya. Semakin banyak laju pembangunan maka akan mengakibatkan berkurangnya sumber air bersih, khususnya di daerah perkotaan. Sedangkan, air adalah sumber utama yang sangat dibutuhkan dalam bidang perikanan. Oleh karena itu, perlu adanya teknologi yang murah dan efisien untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah sistem akuaponik yang pada dasarnya memanfaatkan sistem resirkulasi. Akuaponik merupakan suatu sistem yang memanfaatkan secara terus menerus air dari pemeliharaan ikan ke tanaman dan sebaliknya, dari tanaman menuju wadah pemeliharaan ikan. Pada sistem akuaponik, tanaman memanfaatkan unsur hara yang berasal dari kotoran ikan, selanjutnya tanaman akan berfungsi sebagai filter vegetasi yang akan mengurai zat racun tersebut menjadi zat yang tidak berbahaya bagi ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari pengaruh perbedaan jumlah tanaman kangkung (Ipomoea reptans Poir) terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup ikan mas (Cyprinus carpio) dengan sistem akuaponik. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap sebagai rancangan penelitian. Parameter utama yaitu pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup ikan mas, sedangkan parameter penunjang meliputi pH suhu, DO, TAN, nitrit dan nitrat. Perbedaan jumlah tanaman kangkung terhadap media budidaya ikan mas dengan menggunakan sistem akuaponik memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR) dan kelangsungan hidup ikan (SR) dengan hasil yang terbaik yaitu perlakuan C dengan penggunaan tanaman kangkung 30 batang pada pertumbuhan mutlak ikan dengan nilai sebesar 2,52 gram dan laju pertumbuhan spesifik dengan nilai 2,98 % gram/hari dan kelangsungan hidup sebesar 88,89 %. Pada kualitas air didapat dengan kisaran suhu antara 23 – 29 0C, pH antara 7,12 – 8,05, oksigen terlarut (DO) antara 5,37 – 5,59 mg/L, , amonia antara 0,127 – 0,171 mg/L., nitrit antara 0,136 - 0,158 mg/L dan nitrat 2,526 - 4,295 mg/L. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disarankan menggunakan tanaman 30 batang sebab memberikan pengaruh baik bagi pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan kelangsungan hidup pada ikan mas dengan sistem akuaponik, serta diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah padat tebar ikan yang tinggi dan jumlah tanaman yang lebih banyak lagi dengan sistem akuaponik agar mengetahui jumlah tanaman yang optimal untuk budidaya dengan sistem akuaponik.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/97/051803336
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/10293
Text
BAGIAN DEPAN.pdf

Download | Preview
Text
BAB I.pdf

Download | Preview
Text
BAB II.pdf

Download | Preview
Text
BAB III.pdf

Download | Preview
Text
BAB IV.pdf

Download | Preview
Text
BAB V.pdf

Download | Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item