BKG

Andriyani, Novita (2016) Peningkatan Kemampuan Memahami Aspek Kebahasaan Teks Eksplanasi Melalui Media Peta Konsep Pohon Jaringan Pada Siswa Kelas Xi Smkn 5 Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Siswa kelas XI di SMKN 5 Malang kesulitan dalam kegiatan pembelajaran memahami teks eksplanasi, khususnya ciri kebahasaan teks yang berupa kalimat simpleks dan kalimat kompleks. Kesulitan tersebut terjadi karena media dan bahan bacaan dinilai kurang sistematis dan materi yang terdapat dalam buku paket kurang bisa dipahami oleh siswa kelas XI. Berdasarkan permasalahan tersebut media peta konsep pohon jaringan diterapkan. Tujuan pembelajaran teks eksplanasi khususnya pada aspek kebahasaan adalah siswa mampu membedakan kalimat simpleks dan kalimat kompleks berdasarkan pengertian, struktur, dan contoh. Tujuan penelitian ini meliputi (1) mengetahui peningkatan kemampuan memahami teks eksplanasi melalui media peta konsep pohon jaringan siswa kelas XI SMKN 5 Malang pada aspek memahami kalimat simpleks, (2) mengetahui peningkatan kemampuan memahami teks eksplanasi melalui media peta konsep pohon jaringan siswa kelas XI SMKN 5 Malang pada aspek memahami kalimat kompleks, (3) mengetahui peningkatan kemampuan memahami teks eksplanasi menggunakan media peta konsep pohon jaringan siswa kelas XI SMKN 5 Malang pada aspek membedakan kalimat simpleks dan kalimat kompleks. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ2 di SMKN 5 Malang. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, penyebaran angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan mencari nilai rata-rata atas persentase keberhasilan siswa. Tindakan dianggap berhasil apabila 75% siswa di kelas mendapatkan nilai di atas KKM yaitu 76. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil kemampuan memahami kalimat simpleks tahap prasiklus sebesar 44%, siklus 1 meningkat menjadi 80%, dan siklus 2 meningkat sebesar 100%. Pada kalimat kompleks, hasil kemampuan memahami kalimat kompleks tahap prasiklus 44%, siklus 1 meningkat menjadi 80%, dan siklus 2 meningkat sebesar 92%. Pada siklus 1, ditinjau dari kalimat simpleks, siswa mengalami kesulitan dalam menempatkan struktur S-P-O-K dalam kalimat. Ditinjau dari kalimat kompleks, siswa belum hafal konjungsi yang membedakan kalimat kompleks bertingkat dan kalimat kompleks setara. Pada siklus 2,. Ditinjau dari kalimat kompleks, siswa kurang mampu menempatkan struktur S-P-O-K dalam kalimat. Dapat disimpulkan terjadi peningkatan hasil kemampuan memahami kalimat simpleks dan kalimat kompleks pada tahap prasiklus, siklus 1, dan siklus 2 menggunakan media peta konsep pohon jaringan.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FBS/2016/515/051607824
Subjects: 400 Language > 499 Non-Austronesian languages of Oceania, Austronesian languages, miscellaneous languages > 499.22 Malayo-Polynesian languages of Indonesia, Malaysia, Singapore, Brunei, East Timor; Chamic languages > 499.221 Indonesian (bahasa Indonesia)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/102416
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item