BKG

Agustin, EkaYuni (2016) Peningkatan Keterampilan Bernegosiasi Melalui Teknik Treffinger pada Siswa Kelas X SMK PGRI 3 Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Siswa kelas X SMK PGRI 3 Malang banyak yang mengalami kesulitan dalam praktik berbicara, khususnya kelas X Jurusan Penjualan. Hal tersebut dikarenakan guru hanya menggunakan teknik ceramah dan penugasan. Teknik ceramah digunakan guru untuk menjelaskan teks negosiasi, sedangkan teknik penugasan digunakan untuk praktik berbicara siswa dengan menghafal teks yang ada di buku paket kemudian mempraktikkannya di depan kelas. Padahal Jurusan Penjualan menuntut siswa untuk dapat bernegosiasi sesuai dengan indikator ketercapaian yaitu dapat bernegosiasi sesuai aspek kebahasaan, nonkebahasaan, dan ketepatan struktur. Berdasarkan permasalahan tersebut, teknik Treffinger diterapkan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara siswa menggunakan teknik Treffinger pada materi teks negosiasi siswa kelas X Jurusan Penjualan SMK PGRI 3 Malang. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X Jurusan Penjualan SMK PGRI 3 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes, observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data proses pembelajaran berbicara pada teks negosiasi dan aktivitas belajar siswa dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif, yaitu menjabarkan hasil observasi dari kegiatan proses belajar siswa. Ketuntasan dari segi hasil adalah jika siswa mendapatkan nilai 75 dan rata-rata kelas mendapatkan nilai antara 68 sampai 88 atau pada kriteria baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan bernegosiasi siswa. Sebelum diterapkannya teknik Treffinger dari jumlah keseluruhan siswa semuanya belum tuntas dalam pratik berbicara. Pada siklus I, dari segi proses aktivitas guru pada kriteria sangat baik 54% dan kriteria baik 46% sedangkan aktivitas siswa pada kriteria sangat baik yaitu 21% dan kriteria baik 79%. Dari segi hasil, 44% siswa tuntas dalam praktik bernegosiasi tetapi siswa kurang menguasai aspek kabahasaan (diksi), aspek nonkebahasaan (sikap, kontak mata, gerak, mimik, kenyaringan, dan kelancaran), dan struktur teks (penawaran dan pemenuhan). Pada siklus II, dari segi proses aktivitas guru pada kriteri sangat baik yaitu 85% dan baik 15% sedangkan aktivitas siswa pada kriteria sangat baik yaitu 58% dan kriteria baik 42%. Dari segi hasil, 85% siswa tuntas dalam praktik berbicara tetapi siswa kurang menguasai aspek nonkebahasaan (sikap, kontak mata, gerak, dan mimik) dan struktur teks (pembelian dan penutup). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan penggunaan teknik Trefinger efektif untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh siswa dalam hal praktik berbicara dalam bernegosiasi.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FBS/2016/358/051607421
Subjects: 400 Language > 499 Non-Austronesian languages of Oceania, Austronesian languages, miscellaneous languages > 499.22 Malayo-Polynesian languages of Indonesia, Malaysia, Singapore, Brunei, East Timor; Chamic languages > 499.221 Indonesian (bahasa Indonesia)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/102240
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item