BKG

Cahya, LegaRubi (2015) Tinjauan Visual Ragam Hias (Tipologi Motif Ragam Hias Plafon Gipsum Sebagai Ornamen Bangunan Di Dusun Wadung Dolah Kecamatan Genteng-Banyuwangi). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tinjauan visual ragam hias pada suatu daerah sebagai kerangka budaya terutama dalam kancah seni rupa, melatarbelakangi ketertarikan untuk mempelajari lebih jauh keberadaan ragam hias yang diterapkan pada plafon gipsum sebagai ornamen bangunan di Dusun Wadung Dolah Kecamatan Genteng-Banyuwangi. Ragam hias merupakan hasil warisan budaya yang ada sejak masa pra sejarah hingga saat ini yang telah menghiasi berbagai produk dan peralatan hidup masyarakat. Terdapat berbagai macam jenis bentuk rupa ragam hias, secara umum dibagi menjadi dua yaitu ragam hias geometris dan non geometris. Bentuk rupa ragam hias terutama pada ornamen gipsum sendiri tidak lepas dari fungsi dan unsur-unsur yang melatarbelakangi penciptaanya. Penelitian tipologi motif ragam hias pada plafon gipsum ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi karakteristik corak ragam hias atau motif plafon gipsum di Dusun Wadung Dolah khususnya dan Daerah Genteng-Banyuwangi pada umumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami dan menggambarkan fenomena sosial melalui uraian naratif dari sudut pandang partisipan dengan jelas dan sistematis. Data diambil dari beberapa subjek penelitian berdasarkan pada teknik purposive sampling. Dari data tersebut akan dilakukan analisis sesuai rumusan masalah dan tujuan penelitian yang dipakai sebagai acuan dalam pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ragam hias yang diterapkan pada plafon gipsum di Dusun Wadung Dolah memiliki fungsi murni sebagai penghias untuk nilai estetis atau keindahan saja. Terdapat berbagai macam jenis ornamen gipsum berdasarkan fungsi dan bentuknya yaitu cornice, ceiling, corner, decoration ornament, dan ring. Secara keseluruhan ragam hias pada plafon gipsum yang ada di Dusun Wadung Dolah memiliki karakter hampir sama dengan ukiran kayu dan motif-motif batik menggunakan perpaduan motif ragam hias geotmetris dan non geometris yang diilhami dari motif flora seperti, sulur-sulur tumbuhan, bunga, dan buah-buahan. Beberapa hal yang juga mempengaruhi perkembangan keberadaan ragam hias plafon gipsum adalah pengaruh dari aspek sosial budaya dan permintaan konsumen atau pasar yang sifatnya dinamis.

English Abstract

Visual review of ornamental modes in certain area as a cultural frame, especially in the field of fine arts, constitutes an interest to learn more about the existence of ornamental modes applied to the ceiling gypsum as building ornaments in Wadung Dolah hamlet of Genteng-Banyuwangi. Ornamental modes has become the result of cultural heritage since pre history until now, which has adorn many products and equipments in society. There are many kinds of ornamental modes which can generally be divided into two, geometric and non-geomentric ornamental modes. The form of ornamental modes, especially the gypsum ornaments cannot be separated from the functions and the elements consituting the creator. This research focuses on typological motive of ornamental modes of ceiling gypsum that aims to identify and to classify the characteristics of ornamental modes patterns or the motives of ceiling gypsum in Wadung Dolah hamlet of Genteng-Banyuwangi in general. This research used descriptive and qualitative approach to understand and to describe social phenomenon through narrative description from the participants point of view clearly and systematically. The data was collected from some research subjects based on purposive sampling technique. Further, the data would be analyzed in accordance with reseach problems and research objectives as the reference in drawing the conclusion. The result of this research confirmed that ornamental modes applied to the ceiling gypsum in Wadung Dolah hamlet had pure functions as the trimmer for aesthetical or beauty value only. There were many kinds of gypsum ornaments based on its functions and forms, such as cornice, ceiling, corner, decoration ornament, and ring. From all ornamental modes of ceiling gypsum found in Wadung Dolah hamlet, they had the characteristics that almost the same with wood carving and batik motives that used the collaboration between geometric and non-geometric ornamental modes inspired from flora motives, such as plants, flowers and fruits herbs. Some factors that also influenced the development of the existence of ornamental modes were social culture aspects and consumers demand or markets which are always dynamic.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FBS/2015/464/ 051601062
Subjects: 700 The Arts
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Seni Rupa Murni
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/101669
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item